Sabtu, 05 Juni 2010

sensasi sapu baru

kali ini aku coba tuliskan secuil cerita yang aku harap bisa memberikan inspirasi kepada kawan- kawan semua. cerita tentang sapu. iya...sapu lantai itu. simak ya!

sebenarnya memang dasarnya ga begitu rajin nyapu kali yaa.....
beberapa bulan ini aku memang ga begitu rajin menyapu lantai. lantai rumahku sendiri maksudnya, biar ga dikira cleaning service, he. meski itulah salah satu pekerjaan rutinku setiap hari.

nah, critanya kemarin pagi seorang penjual perabot lewat depan rumah. aku jadi ingat, suamiku pernah menanyakan sekop air (apa ya namanya?), alat seperti sekop tapi agak panjang yang biasa untuk menyapu air yang terbuat dari karet itu loh...he, panjang yaa. dan aku lihat alat yang dimaksud ada di antara kumpulan alat-alat kebersihan di tukang perabot itu. mulailah upacara penawaran.

memang dasarnya laper mata, ga puas cuma beli satu. jadi ingat, alat pel yang bulan kemaren aku beli, yang seperti sumbu kompor itu, ga muat kalau digabung ke tangkai pel yang lama, jadi ya ambil lagi satu.

tapi kok ada sapu lantai bagus ya. maksudnya lebih bagus dari sapu lantaiku yang lama, yang terbuat dari rayung, yang sudah tinggal separuh...ssst, yang sebenarnya masih bisa dipakai, asal agak sabar sedikit. hihi...okelah, baru dua alat, tambah satu lagi kan cuma tiga, siapa tau lebih mudah nawar. hehe, alesaaan aja. tawar-menawar berlangsung alot. kalau kemahalan mendingan aku belinya nanti aja sekalian belanja bulanan di mall kan. ih, di emoll, sombong yaa...akhirnya ga jadi, aku tinggalin tuh si tukang perabotnya. aku ganti ke tukang sayur, pas dia juga lewat. lagi asyik milih sayur, ee..si mas tukang perabotnya mau dan setuju dengan harga yang sudah aku tawar, tapi ditambah dua ribu lagi. glek! aku lagi ga sok baik, enggak ya enggak. caela...akhirnya dia nyerah, aku menang. hihi...

hari itu juga aku langsung semangat nyapu, yang biasanya asal sapu aja, kali ini dinikmati bener-bener. kalau sepertinya masih ada debu atau kotoran kecil tertinggal, aku ulangi lagi. begitulah, semangat banget. apa harus beli sapu baru sebulan sekali ya, pikirku. hehehe....

hari ini, saat aku menulis cerita sensasi sapu baru, aku belum mandiin anak-anak, aku sendiri belum mandi, dan yang pasti belum menyapu!
tapi....aku sudah menjawab dan mengirim beberapa email yang berhubungan dengan bisnis onlineku. lumayan kan?

moral of the story, entah sapu baru atau lama, mood nyapunya ga tergantung sapu, tapi tergantung NIAT.

siang ini aku mau ajakin anak-anak ke acara offline yang diadakan oleh dBCN di kantor Oriflame Daan Mogot, untuk recharge semangatku dalam menjalankan bisnis onlineku, untuk menambah ilmu-ilmu baru dari para uplineku, untuk ketemuan sama teman-temanku yang ga pelit-pelit, karna selalu open mind membagi pengalaman sesama member. karenanya, paginya harus tetep semangat ngurus jagoan dan bidadari kecilku, siapin mereka dan bekal mereka untuk perjalanan nanti, tetep harus beres-beres rumah dulu biar ga seperti kapal pecah waktu aku tinggal, dan pastinya teteeeeep...nyapu!

0 komentar:

Posting Komentar